KAWANNEWS-Taput. Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara terus mematangkan penataan kawasan Tanggul Aek Sigeaon di Kota Tarutung. Kawasan ini disiapkan tidak hanya sebagai ruang publik yang lebih tertata, tetapi juga sebagai pusat pedestrian dan sentra kuliner malam yang modern, nyaman, serta mampu menggerakkan perekonomian masyarakat.
Langkah tersebut dibahas dalam rapat koordinasi lintas perangkat daerah yang digelar di Aula Mini Kantor Bupati Tapanuli Utara, Kamis (10/9/2026).
Rapat dipimpin Sekretaris Daerah Tapanuli Utara, Henry M. M. Sitompul, yang hadir mewakili Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat.
Sejumlah perangkat daerah turut dilibatkan, mulai dari Inspektorat Daerah, Bappelitbangda, BKAD, Dinas PUTR, Perhubungan, Perkim dan LH, Kuperindag, Parbudpora, Satpol PP, hingga Camat Tarutung dan Lurah Hutatoruan X.
Keterlibatan lintas sektor ini menjadi bagian penting untuk memastikan penataan dilakukan secara terpadu, mulai dari aspek infrastruktur, lalu lintas, kebersihan, ketertiban, hingga pemberdayaan pelaku UMKM.
Sekda Henry M. M. Sitompul menegaskan, penataan Tanggul Aek Sigeaon tidak berhenti pada pembenahan fisik kawasan. Lebih dari itu, pemerintah ingin menghadirkan wajah baru ruang publik Kota Tarutung yang mampu memberikan kenyamanan bagi masyarakat sekaligus membuka ruang pertumbuhan ekonomi.
“Penataan kawasan ini dilakukan secara terpadu dan terukur dengan mengedepankan pendekatan persuasif kepada masyarakat. Kita ingin menjadikan Tanggul Aek Sigeaon sebagai ruang publik kebanggaan warga Tarutung yang ramah pejalan kaki sekaligus menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru,” ujar Henry.
Konsep pedestrian dan kuliner malam diharapkan dapat menciptakan ruang interaksi baru bagi masyarakat, sekaligus memberikan tempat yang lebih representatif bagi pelaku UMKM untuk mengembangkan usahanya.
Dengan kolaborasi lintas perangkat daerah dan dukungan masyarakat, kawasan Tanggul Aek Sigeaon diharapkan berkembang menjadi salah satu ikon baru Kota Tarutung—ruang publik yang hidup, tertata, dan produktif, sekaligus memperkuat daya tarik Tapanuli Utara sebagai daerah yang terus bergerak menuju pembangunan yang maju dan berkelanjutan.(RED-KN)




