KAWANNEWS-Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si., menegaskan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) harus dimulai dari pendidikan yang bermutu. Dalam mewujudkan hal tersebut, guru memiliki peran penting sebagai pendidik, pembentuk karakter, sekaligus pencetak generasi penerus bangsa yang unggul dan berdaya saing.
Penegasan itu disampaikan Bupati JTP saat memberikan bimbingan dan arahan pada pelantikan Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Tapanuli Utara periode 2026–2030 beserta pengurus tingkat kecamatan, yang dirangkaikan dengan seminar pendidikan di Gedung Sopo Partungkoan, Tarutung, Selasa (27/10/2026).
Bupati mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik, khususnya Ketua PGRI Kabupaten Tapanuli Utara, Drs. Eduard Sipahutar, M.Si. Ia berharap kepengurusan baru mampu memperkuat soliditas organisasi serta meningkatkan kontribusi PGRI sebagai organisasi profesi dan mitra strategis pemerintah dalam memajukan dunia pendidikan di Tapanuli Utara.
Menurut Bupati, pembangunan SDM merupakan salah satu prioritas penting pemerintah daerah. Karena itu, tugas guru tidak boleh hanya berorientasi pada penyampaian materi pelajaran, tetapi juga harus mampu menanamkan nilai-nilai moral, membangun karakter, serta membekali peserta didik dengan pengetahuan dan keterampilan yang relevan dengan perkembangan zaman.
Bupati juga mengingatkan para guru agar terus meningkatkan kompetensi, menjaga integritas, serta beradaptasi dengan kemajuan teknologi digital. Pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran, menurutnya, harus berjalan seiring dengan penguatan karakter dan nilai-nilai luhur.
“Jadilah guru yang terus belajar dan beradaptasi dengan perkembangan zaman. Manfaatkan teknologi dan pengetahuan baru untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, tanpa meninggalkan nilai-nilai karakter dan integritas. Masa depan anak-anak Tapanuli Utara turut ditentukan oleh dedikasi kita dalam mendidik mereka hari ini,” tegas Bupati.
Sementara itu, pelantikan pengurus PGRI tersebut dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Tapanuli Utara, Drs. Henry M.M. Sitompul, M.Si. Sebanyak 353 pengurus dilantik untuk masa bakti 2026–2030, terdiri atas 23 pengurus tingkat kabupaten dan pengurus dari 15 kecamatan.
Pelantikan ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat peran organisasi profesi guru dalam meningkatkan kualitas pendidikan, mempererat solidaritas tenaga pendidik, serta membangun sinergi dengan pemerintah daerah demi mewujudkan SDM Tapanuli Utara yang unggul dan berkarakter.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua PGRI Provinsi Sumatera Utara Samuel Napitupulu, S.E., M.Si., Wakil Ketua I PGRI Sumut Drs. Jamilin Purba, M.M., Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IX Rudianto Sinaga, S.E., M.Si., Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Utara Badenggan A. Sihombing, S.Th., M.M., perwakilan unsur Forkopimda, serta para kepala sekolah dan guru se-Kabupaten Tapanuli Utara. (Red-KN)
















