Kantor Imigrasi Kelas III TPI Tapanuli Utara menggelar Rapat Koordinasi Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA) Tahun 2026 guna memperkuat sinergitas lintas instansi dalam mengoptimalkan pengawasan terhadap keberadaan dan kegiatan orang asing, sekaligus mencegah Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan Tindak Pidana Penyelundupan Manusia (TPPM).
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Mini Hineni Hotel, Tarutung, pada Rabu (14/10/2026), dipimpin oleh Hendrikel E. Maode dari Subseksi Teknologi Informasi, Intelijen, dan Penindakan Keimigrasian.
Rapat koordinasi ini bertujuan memperkuat koordinasi dan komunikasi antarinstansi dalam mengawasi mobilitas serta keberadaan orang asing di wilayah Kabupaten Tapanuli Utara.
Dalam kegiatan tersebut, sinergitas anggota TIMPORA difokuskan pada optimalisasi komunikasi dan pertukaran informasi secara cepat antarinstansi, termasuk pemerintah daerah, kepolisian, kejaksaan, unsur intelijen, dan jajaran imigrasi.
Selain itu, penguatan program Desa Binaan Imigrasi juga menjadi salah satu perhatian dalam upaya melibatkan masyarakat dan perangkat daerah untuk meningkatkan kewaspadaan serta membantu mendeteksi keberadaan dan aktivitas orang asing di lingkungan masing-masing.
Dalam sesi pembahasan, para anggota TIMPORA melakukan koordinasi terkait pelaksanaan pengawasan orang asing serta mengidentifikasi berbagai potensi permasalahan yang dapat muncul di lapangan. Koordinasi ini diharapkan dapat menghasilkan langkah-langkah strategis dan terukur dalam meningkatkan efektivitas pengawasan keimigrasian.
Rapat koordinasi tersebut mengusung tema “Sinergitas Anggota TIMPORA dalam Optimalisasi untuk Mencegah Tindak Pidana Keimigrasian.” Kegiatan ini dihadiri oleh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca), serta para lurah se-Kecamatan Tarutung.
Melalui kegiatan ini, seluruh anggota TIMPORA diharapkan dapat memperkuat komitmen bersama, meningkatkan koordinasi lintas sektor, serta menyusun langkah-langkah konkret dalam mengoptimalkan pengawasan terhadap keberadaan dan kegiatan orang asing.
Dengan sinergitas yang semakin kuat, upaya pencegahan tindak pidana keimigrasian, khususnya TPPO dan TPPM, diharapkan dapat berjalan lebih efektif demi menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Tapanuli Utara.(H.Hutasoit)
















